logo Kompas.id
NusantaraPengamanan Diperketat Setelah ...

Pengamanan Diperketat Setelah Kontak Tembak di Polsek Kiwirok

KKB pimpinan Lamek Taplo terus menebar teror di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, selama dua pekan terakhir. Polda Papua menambah pasukan ke Kiwirok untuk menghentikan kelompok itu.

Oleh
FABIO MARIA LOPES COSTA
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/Z28yXbeAwAG3A1ilHVQNofwxwac=/1024x576/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/09/3cbb91e8-bab9-47e2-ba6a-c95c94ef8ca0_jpg.jpg
KOMPAS/FABIO MARIA LOPES COSTA

Jenazah Bharada Muhammad Kurniadi saat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Minggu (26/9/2021). Kurniadi gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang.

JAYAPURA, KOMPAS — Polda Papua menambah pasukan Brigade Mobil sebanyak 100 personel ke Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Hal ini untuk memperkuat pasukan setelah kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Polsek Kiwirok yang menyebabkan satu anggota Brimob gugur pada Minggu (26/9/2021).

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri seusai melayat jenazah Bharada Muhammad Kurniadi di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Minggu (26/9/2021). Kurniadi gugur dalam kontak tembak antara anggota Satgas Nemangkawi TNI-Polri dan KKB pimpinan Lamek Taplo di Distrik Kiwirok, Minggu pukul 05.40 WIT.

Editor:
Mohamad Final Daeng
Bagikan