logo Kompas.id
NusantaraVarian Delta Terdeteksi, Sumut Kesulitan Hadapi PMI Ilegal

Varian Delta Terdeteksi, Sumut Kesulitan Hadapi PMI Ilegal

Varian Delta yang daya tularnya lebih tinggi dibandingkan virus SAR-CoV-2 sebelumnya terdeteksi di Sumatera Utara pada belasan anak buah kapal yang singgah di Pelabuhan Belawan, Medan.

Oleh NIKSON SINAGA, AUFRIDA WISMI WARASTRI
· 4 menit baca
Memuat data...
Kompas

Kapal Motor Kelud bersiap untuk bersandar di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Senin (30/12/2019).

MEDAN, KOMPAS —Varian Delta yang daya tularnya lebih tinggi dibandingkan dengan virus SAR-CoV-2 sebelumnya terdeteksi di Sumatera Utara pada belasan anak buah kapal yang singgah di Pelabuhan Belawan, Medan. Sumut juga kesulitan mendeteksi kedatangan pekerja migran ilegal yang masuk dari Malaysia melalui laut.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat memberikan laporan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro diperketat dan PPKM darurat kepada pemerintah pusat secara daring, Sabtu, (17/7/2021), mengatakan, varian Delta ditemukan pada 18 anak buah kapal (ABK) SV Miclyn yang berlabuh di Belawan.  Para ABK itu bukan warga Sumut.

Dua orang saat ini masih menjalani perawatan, sementara 16 orang lainnya telah selesai menjalani isolasi mandiri. ”Mereka ini sering berpindah-pindah dan bukan warga Sumut, dua di antaranya adalah warga Jakarta,” kata Edy.

Pemprov Sumut juga menyatakan kesulitan mendeteksi masuknya pekerja migran ilegal yang datang ke Sumut melalui jalur laut dari Malaysia. ”Kami khawatir lonjakan ini terus terjadi karena (penularan) dibawa PMI masuk ke Sumut,” kata Edy.

Memuat data...
Kompas

Pada hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat, petugas berjaga di pos penyekatan Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, Senin (12/7/2021).

Penularan Covid-19 di Sumut dalam sepekan terakhir ini meningkat tajam. Kasus positif baru yang sebelumnya hanya 100-200 kasus per hari meningkat menjadi 900-1.200 kasus per hari.

Per Jumat (16/7/2021), kasus positif Covid-19 di Sumut sebanyak 42.721 kasus atau meningkat 941 kasus dalam sehari. Kasus meninggal sebanyak 1.301 atau bertambah 17 kasus dalam sehari. Adapun kasus sembuh 35.000 kasus.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut, keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) untuk Covid-19 meningkat dalam dua pekan ini dari 41 persen menjadi 56 persen.

Baca juga: Kasus Masih Tinggi, Pelanggaran PPKM Darurat di Medan Mulai Ditindak

Memuat data...
Kompas

Kafe melayani pembeli dengan mendatangi ke mobilnya selama PPKM darurat, di Jalan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara, Jumat (16/7/2021).

Terkait temuan varian Delta di Sumut, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meminta petugas di daerah bekerja lebih keras di perbatasan agar penyeberangan antarnegara tidak semakin meningkat. ”Itu di Tanjung Balai juga ada PMI yang diduga terpapar virus varian baru. Saya minta diperketat pintu masuknya, nanti kita berkoordinasi langkah masuknya PMI ilegal ini,” kata Airlangga.

Airlangga Hartarto mengatakan, berdasarkan evaluasi, sampai saat ini masih terlihat adanya peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebesar 44 persen dan kematian 69 persen. Apabila hal itu terus berlangsung, pemerintah pusat mempertimbangkan perpanjangan PPKM darurat hingga 2 Agustus.

Itu di Tanjung Balai juga ada PMI yang diduga terpapar virus varian baru. (Airlangga Hartarto)

Lebih ketat

Edy meminta agar penanganan Covid-19 dilakukan secara maksimal di Kota Medan yang sedang melaksanakan PPKM darurat dan kabupaten/kota lainnya yang juga mengalami peningkatan kasus cukup signifikan. ”Yang paling utama untuk memutus rantai penularan saat ini adalah penerapan protokol kesehatan. Ini harus dilakukan di semua daerah,” kata Edy.

PPKM darurat di Medan diawasi dengan lebih ketat mengingat penambahan kasus yang meroket. Penyekatan jalan terus ditambah di sejumlah titik untuk menekan mobilitas warga di dalam kota. Pada malam hari, lampu penerangan jalan umum dipadamkan. Suasana di inti kota kini lengang.

Pantauan Kompas, masyarakat semakin patuh pada PPKM darurat di Kota Medan. Pada awal pemberlakuan, masih banyak rumah makan, restoran, dan kafe yang  melayani makan di tempat.

Memuat data...
Kompas

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan menegur pengelola rumah makan karena tidak menaati batas jam operasional pukul 17.00, di Medan, Kamis (8/7/2021).

Kini, hampir semuanya tampak hanya melayani pemesanan untuk dibawa pulang. Beberapa kafe melayani pembelian hanya di halaman tanpa harus turun dari kendaraan.

Selain melakukan pembatasan mobilitas warga, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengatakan, pihaknya saat ini juga meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi meningkatnya pasien Covid-19 yang harus dirawat di rumah sakit. Ia  mengunjungi sejumlah rumah sakit untuk meminta agar disediakan minimal 30 persen kapasitasnya untuk penanganan Covid-19.

Bobby juga meninjau Rumah Sakit Tembakau Deli milik PT Perkebunan Nusantara II yang sudah beberapa tahun terbengkalai. ”Pemko Medan terus berupaya mencari lokasi alternatif isolasi yang dapat diperuntukkan bagi warga Kota Medan,” kata Bobby.

Memuat data...
Kompas

Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution meninjau Rumah Sakit Tembakau Deli yang sudah beberapa tahun terbengkalai, di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (17/7/2021). Rumah sakit milik PT Perkebunan Nusantara II itu disiapkan menjadi rumah sakit isolasi Covid-19.

Bobby menyebut, Pemko Medan juga menyiapkan Hotel Soechi International, yang merupakan badan usaha milik daerah milik Pemko Medan, untuk menjadi tempat isolasi mandiri.

Anggota Penanganan Bidang Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut, Restuti Handayani Saragih, mengatakan, untuk memutus rantai penularan Covid-19, Sumut harus memperkuat pengetesan, penelusuran, dan tindak lanjut setiap kasus Covid-19.

Pengetesan dan penelusuran harus dilakukan pada 15 kontak erat untuk setiap kasus positif. BOR di Sumut harus ditingkatkan dengan menambah tempat tidur. Per Kamis (15/7/2021), ketersediaan tempat tidur Covid-19 di Sumut 4.669 dengan 2.616 di antaranya telah terisi.

Baca juga: Kasus di Sumut Meroket, PPKM Diperketat di 12 Daerah

Editor: aufrida wismi
Bagikan
Memuat data..