logo Kompas.id
NusantaraSatwa Dilindungi Masih Bebas...
Iklan

Satwa Dilindungi Masih Bebas Dijual di Media Sosial

Kasus jual beli satwa dilindungi secara daring lewat media sosial marak terjadi. Petugas menemukan penjualan binturong dan elang brontok melalui media sosial di Yogyakarta.

Oleh
NINO CITRA ANUGRAHANTO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/0h5u_EgBz2tPEDc_e-9g6Fto9CI=/1024x579/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F04%2Fe309424f-ac0f-467f-8d7a-f573c739ca64_jpg.jpg
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO

Binturong, satwa dilindungi, yang menjadi barang bukti dalam kasus penjualan satwa, di Polda DIY, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (14/4/2021). Satwa tersebut dijual melalui media sosial.

YOGYAKARTA, KOMPAS — Kasus jual beli satwa dilindungi masih terus terjadi, di Daerah Istimewa Yogyakarta. Transaksinya selalu dilakukan melalui media sosial. Kondisi tersebut menunjukkan tindakan jual beli satwa dilindungi masih bebas dilakukan.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Ditreskrimsus Polda DIY) kembali membongkar dua kasus tindak pidana jual beli satwa dilindungi, Rabu (14/4/2021). Ada dua jenis satwa dilindungi yang diperjualbelikan dalam kasus tersebut, yakni binturong (Arctictis binturong) dan elang brontok (Spizaetus cirrhatus).

Editor:
aufrida wismi
Bagikan