logo Kompas.id
NusantaraPesan Gus Mus Soal...

Pesan Gus Mus Soal ”Merah-Putih” di Alun-alun Rembang Jadi Momen Saling Mengingatkan

Informasi tak adanya bendera Merah Putih di Alun-alun Rembang dibicarakan setelah video KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus beredar. Para santri langsung tergerak, Pemkab Rembang juga langsung menindaklanjuti.

Oleh
ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/UKuSFh6H_DHW_ZKEq7Cict8__OA=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2F9ae335c0-8851-4ab2-a16b-5b9322f78274_jpg.jpg
Kompas/AGUS SUSANTO

Warga bersantai di pos kamling di sekitar Pondok Pesantren Kauman di Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Rabu (23/5/2018). Ponpes yang berada di kawasan pecinan tersebut didirikan oleh Gus Zaim. Toleransi mengakar di Lasem sejak ratusan tahun lalu.

REMBANG, KOMPAS — Alun-alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sempat mendapat sorotan karena tidak terpasang bendera Merah Putih pada Senin (17/8/2020) pagi atau saat HUT Ke-75 Republik Indonesia. Namun, sekitar pukul 08.30 bendera sudah dipasang. Kejadian itu menjadi momen untuk saling mengingatkan.

Informasi ketiadaan pengibaran bendera Merah Putih di Alun-alun Rembang dibicarakan setelah beredarnya video KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, pada Senin pagi.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan