logo Kompas.id
NusantaraRantai Distribusi Panjang, 300 Ton Gula Menumpuk di Malang

Rantai Distribusi Panjang, 300 Ton Gula Menumpuk di Malang

Kementerian Perdagangan menemukan ratusan ton gula pasir yang menumpuk di gudang di Malang, Jawa Timur. Penjualan gula itu diketahui melalui rantai distribusi yang panjang. Akibatnya harga gula menjadi tinggi.

Oleh
DEFRI WERDIONO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KOMPAS/DEFRI WERDIONO

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Rabu (20/5/2020), melihat 300 ton gula milik distributor yang diamankan oleh Kementerian Perdagangan. Gula yang masih dititipkan di dalam gudang PG Kebon Agung, Malang, Jawa Timur, didistribusikan melalui mata rantai yang panjang sehingga sampai di tangan konsumen harganya tinggi.

MALANG, KOMPAS — Kementerian Perdagangan menemukan 300 ton gula pasir yang menumpuk di Malang, Jawa Timur. Distribusi gula itu diketahui berantai panjang. Akibatnya, harga gula menjadi tinggi ketika sampai di tangan konsumen.

Gula tersebut didistribusikan secara berantai dari distributor pertama (D1) sampai distributor ke empat (D4) sebelum sampai ke tangan agen dan pengecer. Gula yang masih dititipkan di gudang Pabrik Gula Kebon Agung, Pakisaji, Kabupaten Malang, itu sekarang sudah disegel. Ada dua tumpukan besar yang terdiri atas ribuan karung kemasan 50 kilogram (kg) saat penyegelan dilakukan. Menurut rencananya gula itu akan segera dialihkan untuk operasi pasar sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.500 per kg.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan