logo Kompas.id
โ€บ
Utamaโ€บSeragam Merah dan Mitos...
Iklan

Seragam Merah dan Mitos Kemenangan Tim Sepak Bola

Liverpool berhasil menjadi juara Liga Champions Eropa setelah mengalahkan Tottenham Hotspur pada partai pamungkas dengan skor 2-0, Minggu (1/6/2019). Di luar aspek teknis permainan Liverpool yang lebih baik daripada Spurs, ada aspek nonteknis yang dinilai turut berkontribusi atas kemenangan itu, yakni seragam merah kebanggaan mereka.

Oleh
Benediktus Krisna Yogatama
ยท 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/hjR2sjhog93w599XcFt-k8kkMGM=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F06%2FFBL-EUR-C1-TOTTENHAM-LIVERPOOL_78965641_1559463513.jpg
AFP/PAUL ELLIS

Manajer Liverpool Juergen Klopp mengangkat piala Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 pada laga final di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Liverpool berhasil menjadi juara Liga Champions Eropa setelah mengalahkan Tottenham Hotspur pada partai pamungkas dengan skor 2-0, Minggu (1/6/2019). Di luar aspek teknis permainan Liverpool yang lebih baik daripada Spurs, ada aspek nonteknis yang dinilai turut berkontribusi atas kemenangan itu, yakni seragam merah kebanggaan mereka.

Kemenangan tim berjuluk โ€The Redsโ€ yang malam itu mengenakan seragam warna merah seakan menegaskan mitos bahwa tim berseragam merah lebih punya gairah besar untuk menang. Faktanya, Liverpool memenangi pertandingan krusial pada babak penyisihan UEFA Championship League dengan mengenakan seragam merah legendaris mereka.

Editor:
Emilius Caesar Alexey
Bagikan