logo Kompas.id
UtamaMisi Medali Olimpiade Rexy...

Misi Medali Olimpiade Rexy Mainaky

Rexy Mainaky sebenarnya ingin rehat sejenak dari dunia bulu tangkis. Kesempatan itu datang saat dia tidak lagi masuk kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020. Namun, telepon dari petinggi Asosiasi Bulu Tangkis Thailand membelokkan rencananya untuk menikmati hidup, jauh dari bulu tangkis yang dia geluti sejak belia.

Oleh
Agung Setyahadi
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/CqhYopUzB1YTgGl385a1w6Nd5LE=/1024x1024/https://kompas.id/wp-content/uploads/2019/05/20190526ang-rexy_1558839443.jpg
KOMPAS/AGUNG SETYAHADI

Rexy Mainaky, Kepala Pelatih Tim Bulu Tangkis Thailand, saat konferensi pers seusai semifinal kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman antara China dan Thailand di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Sabtu (25/5/2019). Thailand kalah 0-3 dari China.

Rexy Mainaky sebenarnya ingin rehat sejenak dari dunia bulu tangkis. Kesempatan itu datang saat dia tidak lagi masuk kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020. Namun, telepon dari petinggi Asosiasi Bulu Tangkis Thailand membelokkan rencananya untuk menikmati hidup, jauh dari bulu tangkis yang dia geluti sejak belia.

Rexy sempat galau. Dia tak berani menerima tawaran dari Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (BAT) untuk melatih tim ”Gajah Putih”. Dia meminta pertimbangan istrinya sebelum kembali berbelok ke jalan bulu tangkis. Mantan pemain ganda dengan segudang prestasi itu akhirnya menerima tawaran dan menjadi kepala pelatih tim bulu tangkis Thailand sejak 2017. Kontraknya akan berakhir 2020, setelah Olimpiade Tokyo.

Editor:
Johan Waskita
Bagikan