logo Kompas.id
UtamaKerja Bersama Mencegah ”Si...
Iklan

Kerja Bersama Mencegah ”Si Kerdil” Punah

Oleh
DEONISIA ARLINTA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/luaRcz8Cv0t8tI6VJ0TC-9Qsl3M=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F04%2FWhatsApp-Image-2019-04-07-at-22.00.41_1554724834.jpeg
DOKUMENTASI WWF-INDONESIA

Dua orang anggota tim lapangan yang terlibat dalam proses survei populasi dan habitat gajah kalimantan mengukur panjang bekas tapak kaki gajah. Pendataan populasi dan habitat gajah kalimantan bisa diidentifikasi dari jejak kaki, tempat makan, kubangan bekas gajah, kotoran, serta bekas gesekan pada batang ataupun dahan pohon.

Di bagian utara daratan Borneo, tepatnya di Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimatan Utara, diperkirakan masih tersisa 30-80 ekor gajah kalimantan. Spesies gajah ini unik, merupakan gajah terkecil di dunia.

Akan tetapi, gajah kerdil ini justru terancam punah. Alih fungsi lahan untuk perkebunan kelapa sawit dan pertambangan mengancam kelestariannya. Sejumlah kelompok dan pemerintah pun bekerja bersama memastikan habitat dan populasi ”si Kerdil” di jantung Borneo terus terjaga.

Editor:
hamzirwan
Bagikan