logo Kompas.id
SosokErni Suyanti Musabine,...

Erni Suyanti Musabine, Penyelamat Satwa Dilindungi

Berawal dari film dokumenter, kecintaan Erni Suyanti Musabine terhadap satwa liar kian tak terbendung. Dengan keahliannya sebagai dokter hewan, ia mencoba menyelamatkan satwa dilindungi dari kepunahan.

Oleh
RHAMA PURNA JATI
· 1 menit baca
Dokter hewan Erni Suyanti Musabine bersama gajah jinak di Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (14/5/2022). Dia menyelamatkan satwa dilindungi dengan kemampuannya membius.
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Dokter hewan Erni Suyanti Musabine bersama gajah jinak di Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (14/5/2022). Dia menyelamatkan satwa dilindungi dengan kemampuannya membius.

Erni Suyanti Musabine (46) memandangi diagram bius sembari memegang alat suntik untuk menakar obat bius. Ia lalu menuangkan obat bius itu ke dalam peluru suntik untuk kemudian ditembakkan kepada Meilani (40) dan Meisi (30), dua ekor gajah sumatera yang hidup di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Bersama Nazaruddin, mahout (pawang) dari Taman Nasional Way Kambas, Lampung, dia menjalankan misi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan untuk memasangkan kalung sistem pemosisian global (GPS) pada gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) liar di sana, Jumat (13/5/2022). Erni bertugas menakar bius sebelum Nazaruddin menembakkannya ke gajah. Tujuan pemasangan kalung GPS ini untuk memantau pergerakan gajah liar guna meminimalkan risiko konflik dengan manusia.

Editor:
DAHONO FITRIANTO
Bagikan