logo Kompas.id
RisetHarapan Penanganan Tuntas...

Harapan Penanganan Tuntas Badut Jalanan Ibu Kota

Publik setuju ada penanganan khusus untuk mengatur keberadaan badut jalanan di Ibu Kota. Badut jalanan adalah potret kesenjangan di masyarakat perkotaan.

Oleh
Eren Masyukrilla
· 1 menit baca
Manusia badut yang mengamen di seputaran Pasar Tanah Abang dan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2022). Badut merupakan pilihan paling realistis bagi mereka demi bertahan hidup di Ibu Kota.
KOMPAS/FRANSISKUS WISNU WARDHANA DANY

Manusia badut yang mengamen di seputaran Pasar Tanah Abang dan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2022). Badut merupakan pilihan paling realistis bagi mereka demi bertahan hidup di Ibu Kota.

Keberadaan badut jalanan semakin menggenapi deretan persoalan sosial Ibu Kota yang sangat kompleks. Upaya penanganan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat luas, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian bersama atas realitas ketimpangan akut di jalanan perkotaan.

Kemunculan badut jalanan menjadi fenomena yang akhir-akhir ini begitu masif terjadi di jalanan. Beragam variasi dandanan mulai dari menggunakan kostum boneka besar, bertopeng, sampai merias tebal wajah memang semakin jamak ditemui dalam keseharian.

Editor:
YOHAN WAHYU
Bagikan