logo Kompas.id
RisetKajian DataUrgensi Penguatan Industri Hulu Migas (Bagian Pertama)

Urgensi Penguatan Industri Hulu Migas (Bagian Pertama)

Penguatan suplai energi yang bersumber dari fosil tetap dibutuhkan oleh Indonesia, terutama yang berupa migas yang saat ini jumlah penyediaannya dari dalam negeri terus menyusut.

Oleh Budiawan Sidik A
· 1 menit baca
Memuat data...
SUMBER: PERTAMINA

Kegiatan hulu migas PHE Offshore North West Java di laut lepas bagian utara Jawa Barat, Jumat (10/4/2020). Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini memilih tetap beroperasi di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung.

Energi Fosil di Indonesia masih sangat dibutuhkan, setidaknya hingga tahun 2050-an. Bila nanti target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 32 persen tercapai pada tahun 2050, maka sisanya sekitar 68 persen masih tetap ditopang oleh energi fosil, seperti batubara dan migas (minyak bumi dan gas).

Penguatan suplai energi yang bersumber dari fosil tetap dibutuhkan oleh Indonesia, terutama yang berupa migas yang saat ini jumlah penyediaannya dari dalam negeri terus menyusut. Tingkat ketergantungan impornya masih sangat besar dari luar negeri.

Editor: yohanwahyu
Bagikan
Memuat data..