logo Kompas.id
Politik & HukumPemerintah Inginkan Tahapan Pemilu 2024 Lebih Efisien

Pemerintah Inginkan Tahapan Pemilu 2024 Lebih Efisien

Dalam penyusunan tahapan Pemilu 2024, pemerintah mengusulkan agar tahapan dapat dilaksanakan dalam waktu singkat dan sesuai undang-undang. Tahapan juga mempertimbangkan efisiensi anggaran.

Oleh RINI KUSTIASIH
· 1 menit baca
Memuat data...
TANGKAPAN LAYAR TV PARLEMEN

Suasana rapat kerja Komisi II DPR dengan pemerintah dan penyelenggara pemilu, Kamis (16/9/2021), di Jakarta. Rapat kali ini juga belum mencapai kata sepakat soal tahapan Pemilu 2024 karena ada pertimbangan efisiensi anggaran dan pemunduran hari pemungutan suara yang diusulkan pemerintah.

JAKARTA, KOMPAS — Penetapan tahapan pemilu serentak 2024 masih belum bisa dilakukan karena belum ada kesepakatan antara pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat, dan penyelenggara pemilu mengenai hari-H pemungutan suara Pemilu 2024. Pertimbangan anggaran mengemuka karena hari pemungutan suara yang dimajukan pada Februari 2024 akan berdampak pada majunya semua tahapan lain dan berdampak pada besarnya anggaran yang mesti disiapkan.

Dalam rapat kerja antara DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu, Kamis (16/9/2021), di Jakarta, Komisi Pemilihan Umum kembali memaparkan rancangan tahapan Pemilu 2024. Hari pemungutan suara Pemilu 2024 direncanakan pada 21 Februari, sedangkan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 diusulkan pada 27 November. Kedua usulan KPU itu didasarkan pada hasil rapat tim kerja bersama yang berisikan pimpinan Komisi II DPR, perwakilan kelompok fraksi di Komisi II DPR, penyelenggara pemilu, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Editor: Madina Nusrat
Bagikan
Memuat data..