logo Kompas.id
Politik & HukumTransaksi Keuangan Mencurigakan di Papua Jadi Perhatian PPATK

Transaksi Keuangan Mencurigakan di Papua Jadi Perhatian PPATK

PPATK menemukan setidaknya 53 orang yang berasal dari kalangan pejabat pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan rekanan pemerintah daerah di Papua yang terlibat dalam transaksi mencurigakan.

Oleh Kurnia Yunita Rahayu
· 1 menit baca
Memuat data...
DIDIE SW

Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan melaporkan setidaknya 80 hasil analisis transaksi mencurigakan terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta dana otonomi khusus Papua. Transaksi mencurigakan itu diduga merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae, dihubungi dari Jakarta, Senin (21/6/2021), mengatakan, Papua merupakan salah satu daerah yang menjadi perhatian PPATK 10 tahun ke belakang. Selama itu pula, pihaknya telah menyampaikan lebih dari 80 laporan hasil analisis dan pemeriksaan transaksi keuangan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejaksaan, dan kepolisian.

Editor: Antony Lee
Bagikan
Memuat data..