logo Kompas.id
Politik & HukumPemeriksaan Etik Azis Syamsuddin Bisa Dilakukan Mendahului Proses Hukum

Pemeriksaan Etik Azis Syamsuddin Bisa Dilakukan Mendahului Proses Hukum

MKD dapat menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran etik terhadap Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR, tanpa menunggu proses hukum di KPK. Namun, MKD tetap baru akan menindaklanjuti laporan itu setelah masa reses berakhir.

Oleh IQBAL BASYARI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ELSA EMIRIA LEBA

Azis Syamsuddin

JAKARTA, KOMPAS — Mahkamah Kehormatan Dewan diharapkan segera menggelar sidang dugaan pelanggaran etik terhadap Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Azis Syamsuddin terkait keterlibatannya dalam perkara suap kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Ajun Komisaris Stepanus Robin Pattuju. Sidang pelanggaran etik di MKD bisa mendahului proses hukum di KPK.

Ahli hukum tata negara, Refly Harun, dihubungi dari Jakarta, Kamis (29/4/2021), mengatakan, sidang etik terhadap Azis di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bisa dilakukan mendahului proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, dalam sidang etik, yang diproses adalah pelanggaran kode etik dan perilaku, yang bisa berupa tindak pidana maupun tidak.

Editor: Susana Rita Kumalasanti
Bagikan
Memuat data..