logo Kompas.id
Politik & HukumAhli Usulkan Perbaikan Desain ...

Ahli Usulkan Perbaikan Desain Penyelenggara Pemilu

Pasca-pemecatan Ketua KPU Arief Budiman, pakar pemilihan umum mengusulkan perbaikan desain kelembagaan penyelenggara pemilu ke DPR. Penataan desain penting agar tak saling menegasikan, tak sinergi, dan rivalitas.

Oleh
RINI KUSTIASIH
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/n3L1e8KwM-vKIklD2_it4Fr6_0E=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2F66b552c8-2034-4a9f-bba3-ef18bc56737a_jpg.jpg
Kompas/Wawan H Prabowo

(Dari kiri ke kanan) Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/1/2021). Selain membahas evaluasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, rapat juga membicarakan masalah pemberhentian Arief Budiman sebagai KPU oleh DKPP. 

JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah pakar pemilihan umum mengusulkan perbaikan desain kelembagaan penyelenggara pemilu kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Penataan desain dinilai penting agar tidak terjadi pelaksanaan kinerja penyelenggara yang saling menegasikan, tidak sinergis, bahkan memicu terjadinya rivalitas.

Dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) yang digelar oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR, sejumlah ahli pemilu setuju ada penataan kembali terhadap peran dan kewenangan tiga lembaga penyelenggara pemilu yang ada saat ini. Lembaga itu ialah Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Editor:
suhartono
Bagikan