logo Kompas.id
OpiniAkulah Pendukungmu
Iklan

Akulah Pendukungmu

Apabila subyek “aku” punya kesadaran atas kenyataan di sekitarnya, ia akan bermakna bagi subyek lain. ”Aku hadir” dan ”aku berelasi”. Hal ini membentuk makna ”aku” menjadi ”kami” dan lalu menjadi ”kita”.

Oleh
RAUDAL TANJUNG BANUA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/iM3FZs0wZ34Jc-aRSyKxrebmWdA=/1024x1359/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F06%2F11%2F76ddd169-ce11-45ca-b1bc-6876750ed695_jpg.jpg

Lagu ”Garuda Pancasila” ciptaan Prohar Sudharmoto sangat tegas dan patriotik. Maklum, lagu wajib nasional ini awalnya berjudul ”Mars Pancasila”. Jika dicermati, larik akulah pendukungmu merupakan penegasan bagi keseluruhan baris dan bait.

Karena sadar akulah pendukungmu (pendukung Pancasila), maka logis aku sedia-berkorban untukmu. Patriot Proklamasi, juga para pengisi kemerdekaan era milenial, wajib menjaga dan membela dasar negara ini. Tak hanya dari rong-rongan ideologis, termasuk terorisme, juga memastikannya bertengger di atas garis keadilan.

Editor:
MOHAMMAD HILMI FAIQ
Bagikan