logo Kompas.id
OpiniKetahanan Pangan dan Pemanasan...

Ketahanan Pangan dan Pemanasan Global

Studi yang dilakukan oleh Poore dan Nemecek (2018) yang dipublikasikan di jurnal Science menyebutkan, pola makan nabati (vegan) adalah satu-satunya cara terbesar (”the single biggest way”) kurangi kerusakan lingkungan.

Oleh
LUKMAN ADAM
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Pzh4FigWSNJS5Vn6ijQKnKbJShI=/1024x1818/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F02%2F20210228-Opini-6_web_1614517584.jpg

Konferensi Para Pihak (Conference of the Parties/COP) 26 telah selesai dengan target pengurangan separuh emisi dunia pada 2030 dan mencapai emisi bersih (net zero emission) pada 2050.

Pertanian berperan menyumbang 30 sampai 40 persen emisi gas rumah kaca (GRK) dan 50 persen keluaran emisi metana. Ternak ruminansia dan lahan sawah dituding bertanggung jawab terhadap kenaikan emisi tersebut. Ternak ruminansia, antara lain, sapi, kerbau, kambing, dan babi.

Editor:
Yohanes Krisnawan
Bagikan