logo Kompas.id
OpiniMenghidupkan Kembali “Hompimpa...

Menghidupkan Kembali “Hompimpa Alaium Gambreng”

”Hompimpa alaium gambreng”, mantra yang biasa digunakan anak-anak untuk bermain semakin jarang terdengar. Masa pandemi ini waktu yang tepat untuk mengenalkan kembali permainan tradisonal kepada anak-anak.

Oleh
KANIA SOFIANTINA RAHAYU
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/LwOc4DsX4y2WlIrJAwMeBLoTMaA=/1024x575/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/12/20211203-OPINI-Menghidupkan-Kembali-Hompimpa-Alaium-Gambreng_1638539751.jpg
Kompas

Supriyanto

Tatapan antusias penuh tanda tanya mengiringi langkah sekelompok anak di Desa Sukamantri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Dengung suara yang dihasilkan sebuah benda berbahan bambu di tengah lapangan berhasil mencuri perhatian warga. Tampak seorang kakek duduk sambil tersenyum seolah masa lalunya terbangun melihat benda itu berputar. Senyuman lebar dan lambaian tangan para mahasiswa menyambut hangat anak-anak yang tengah tertegun memperhatikan gangsing bambu berputar.

Perlahan mereka mendekati area bermain. Thermo gun (termometer tembak) ditembakkan ke arah kening warga. Satu per satu menunggu giliran untuk mencuci tangan. Cairan pembersih tangan (hand sanitizer) siap dibasuhkan ke kedua telapak tangan mereka. Penuh rasa semangat, sekelompok mahasiswa mengatur jarak untuk mengajak wajah-wajah mungil berbalut masker yang tampak malu-malu itu bermain permainan tradisional.

Editor:
yovitaarika
Bagikan