logo Kompas.id
OpiniAkuntabilitas Energi Baru...

Akuntabilitas Energi Baru Terbarukan Menuju COP 26 Glasgow

Akuntabilitas energi baru terbarukan di beberapa negara, termasuk Indonesia, masih menghadapi situasi yang melemahkan pencapaian target pengurangan emisi bersama dunia sebesar 50 persen pada 2030.

Oleh
SOLICHAH RATNASARI
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/vO5aJgVaCFssTokwrgZQ7Ju_pLg=/1024x527/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/10/20211025-ILUSTRASI-OPINI-Akuntabilitas-Energi-Baru-Terbarukan-Menuju-COP-26-Glasgow_1635173639.jpg
Kompas

Supriyanto

Pertemuan tingkat tinggi UN Climate Change COP 26 di Glasgow, Skotlandia, akan membahas komitmen pencapaian target perubahan iklim secara global. Fokus pengurangan emisi gas rumah kaca melalui produksi energi baru terbarukan (EBT) menjadi salah satu topik penting dalam agenda pertemuan tersebut.

Indonesia sebagai negara yang turut serta dalam COP 26 mendatang pun mempunyai komitmen penurunan emisi dari sektor energi. Seperti apa akuntabilitas dan kinerja Indonesia dalam pemenuhan komitmen itu?

Editor:
yovitaarika
Bagikan