logo Kompas.id
OpiniGosip Spionase di Balik Ekspor...

Gosip Spionase di Balik Ekspor Teknologi Digital

Ekspor teknologi digital menjadi isu sensitif. Di luar persoalan bisnis, belakangan muncul isu keamanan nasional, intelijen, dan aktivitas spionase terkait dengan penjualan produk-produk teknologi digital.

Oleh
Andreas Maryoto
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/bmAcW6bhQLJfzMXCgQqRH5OY-l0=/1024x1215/https://kompas.id/wp-content/uploads/2019/01/20190111IAM-Andreas-Maryoto_1547209674.jpg
Kompas

Andreas Maryoto, wartawan senior Kompas

CEO Tesla Elon Musk dibuat geli dan mungkin repot ketika ekspor mobil listrik bermerek Tesla ke China dituduh sebagai bagian dari kegiatan spionase Amerika Serikat. Ia sampai bersumpah, ekspor produknya tidak dalam rangka memata-matai dan tidak ada maksud melakukan spionase. Belakangan ekspor teknologi digital memang menjadi isu sensitif.

Awal pekan ini, Pemerintah China telah meminta agar para anggota militer dan pejabatnya tidak menggunakan Tesla karena mencemaskan produk itu bakal mengancam keamanan nasional. Kecemasan China itu terkait dengan beberapa teknologi yang ada di mobil itu, yaitu kamera mobil serta kemampuan sensor yang mampu menangkap dan menyimpan gambar berikut lokasinya secara akurat.

Editor:
prasetyoeko
Bagikan