logo Kompas.id
OpiniQuad, Pembendung Kebangkitan...

Quad, Pembendung Kebangkitan China

Quad merupakan upaya pembendungan kebangkitan China oleh Amerika Serikat. Namun, sekelompok warga di AS tidak yakin dengan Quad dan sepak terjangnya.

Oleh
Redaksi
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/GYuiQ_baQH5emrTU7zw7HE0PFpg=/1024x683/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/03/JAPAN-US-INDIA-AUSTRALIA-CHINA-DIPLOMACY_95028591_1615614311.jpg
KIYOSHI OTA/POOL/AFP

Layar monitor memperlihatkan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri atas), Perdana Menteri Australia Scott Morrison (kiri bawah), Perdana Menteri Jepang  Yoshihide Suga (kanan atas), dan Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan bawah) saat menggelar pertemuan virtual Quad. Foto diambil dari rumah dinas Perdana Menteri Jepang, Jumat (12/3/2021).

Membendung China, itulah secara implisit tujuan Quad, yang beranggotakan Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan India. Quad diduga tidak bisa mewujudkan misinya.

Quadrilateral Cooperation (Quad), yang berdiri pada 2004 menyusul tsunami, untuk pertama kali pemimpinnya bertemu secara daring pada 12 Maret 2021. Komunike pertemuan puncak Quad, yang dihadiri Presiden AS)Joe Biden, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, PM Jepang Yoshihide Suga, dan PM Australia Scott Morrison itu tidak menyinggung China secara langsung. Namun, pernyataannya dengan jelas merujuk kepada China. Sebutan ada kekuatan yang memaksa (coercive power) adalah istilah yang lazim dipakai AS tentang China.

Editor:
marcellushernowo
Bagikan