logo Kompas.id
OlahragaDarah Muda Mengobarkan Bara "La Furia Roja"

Darah Muda Mengobarkan Bara "La Furia Roja"

Identitas “La Furia Roja” sebagai rakasasa dunia sempat padam seiring layunya generasi emas mereka. Namun, asa kejayaan Spanyol mulai berkobar lagi berkat gairah pasukan “banteng” muda Enrique.

Oleh KELVIN HIANUSA
· 1 menit baca
Memuat data...
PABLO GARCIA/RFEF VIA AP

Pemain Spanyol berfoto setelah mendapat vaksin Covid-19 di Las Rozas Sports City, Madrid, Spanyol, dalam foto yang dirilis Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Jumat (11/6/2021). Spanyol akan menghadapi Swedia dalam laga pembuka Grup E Piala Eropa 2020 di Estadio de La Cartuja, Sevilla, pada Selasa (13/6/2021) pukul 02.00 WIB.

SEVILLA, MINGGU – Spanyol sering dijuluki sebagai “La Furia Roja”  yang berarti “Si Merah yang Penuh Amarah”. Ironisnya, julukan ini padam selama nyaris satu dekade terakhir dalam turnamen besar. Di bawah asuhan pelatih Luis Enrique bersama skuad mudanya, identitas tersebut mulai berkobar lagi pada Piala Eropa 2020.

Spanyol melepas “mahkotanya” pada turnamen kali ini. Mereka datang sebagai tim non-unggulan untuk pertama kali sejak menjuarai Piala Eropa beruntun, 2008 dan 2012. Enrique meninggalkan skuad tua generasi emas, lalu membawa skuad termuda di antara seluruh negara lain, rata-rata berusia 24,1 tahun.

Editor: Wisnu Aji Dewabrata
Bagikan
Memuat data..