logo Kompas.id
NusantaraPagar Kejut Diperbaiki,...
Iklan

Pagar Kejut Diperbaiki, Konflik Gajah dan Manusia di Bener Meriah Mereda

Gajah liar itu masuk ke permukiman warga karena ada kabel kejut yang putus, diduga dipotong seseorang. Kabel kejut atau ”power fencing” dipasangi di area hutan berbatasan dengan warga untuk mencegah gajah masuk ke desa.

Oleh
ZULKARNAINI MASRY
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/XASjVdf9II3X3txQskryySNQndo=/1024x731/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2F20211203AIN_Pagar-Kejut-1_1638441510.jpg
KOMPAS/ZULKARNAINI MASRY

Pemasangan pagar kejut di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (2/12/2021). Pagar kejut untuk membatasi pergerakan gajah liar ke kawasan budidaya warga.

SIMPANG TIGA REDELONG, KOMPAS — Konflik Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatrensis) dengan manusia di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, untuk sementara mereda. Gajah liar telah dihalau kembali ke kawasan hutan dan pagar kejut telah diperbaiki.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Agus Arianto, Minggu (12/12/2021), mengungkapkan, untuk sementara konflik gajah di kawasan itu sudah bisa ditangani. Tim bekerja keras selama lebih dari tiga pekan untuk menghalau gajah liar kembali ke hutan.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan