logo Kompas.id
NusantaraKeterlambatan Insentif Nakes karena Proses Panjang ”Refocusing” Anggaran

Keterlambatan Insentif Nakes karena Proses Panjang ”Refocusing” Anggaran

Pemkab PPU menjelaskan, keterlambatan pembayaran insentif nakes lantaran ”refocusing” anggaran baru selesai dilakukan pada Juli. Mulai pertengahan Agustus, insentif nakes dibayarkan bertahap.

Oleh SUCIPTO
· 1 menit baca
Memuat data...
AWALUDIN UNTUK KOMPAS

Petugas kesehatan memeriksa pasien di puskesmas di Desa Sotek, Penajam, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

BALIKPAPAN, KOMPAS — Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas\'ud menjadi salah satu kepala daerah yang ditegur Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena belum membayarkan insentif untuk tenaga kesehatan. Pemerintah setempat mengatakan, keterlambatan itu terjadi lantaran refocusing anggaran baru selesai dilakukan pada Juli.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara (PPU) Muliadi mengatakan, surat imbauan dari Mendagri tersebut sudah diterima Pemkab PPU. Ia mengatakan, surat tersebut merupakan hasil evaluasi dari laporan keuangan hingga Juli. Ia melanjutkan, keterlambatan pembayaran insentif tenaga kerja kesehatan daerah (innakesda) sudah mulai dibayarkan.

Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..