logo Kompas.id
NusantaraPetani Bunga Menembus Sekat melalui ”Online”

Petani Bunga Menembus Sekat melalui ”Online”

Dalam situasi pandemi pemasaran bunga dan tanaman hias dalam jaringan lebih mengena dibanding luar jaringan. Pasar dalam jaringan mampu menembus sekat saat pembeli dan pedagang dipaksa berjarak.

Oleh DEFRI WERDIONO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DEFRI WERDIONO

Dengan latar belakang Gunung Panderman, situasi sentra bunga dan tanaman hias Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, terlihat lengang, Rabu (4/8/2021). Hanya tengkulak dari luar daerah saja yang terlihat membeli bunga dan tanaman hias di tempat ini.

Menempati kios paling ujung di Pasar Sekar Mulyo, Desa Sidomulyo, Kota Batu, Jawa Timur, Yayuk (53) sabar menunggu calon pembeli yang tak kunjung datang, Rabu (4/8/2021), lepas tengah hari. Untuk menghalau penat, sesekali candaan kecil ia lontarkan ke pedagang lain.

Selama hari kerja, pembeli memang tidak sebanyak saat akhir pekan. Apalagi, sejak awal Juli hampir tak ada wisatawan yang berkunjung ke Batu lantaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat yang kemudian bersambung dengan PPKM level 4.

Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..