logo Kompas.id
NusantaraAntisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Semarang Bersiap Sewa Hotel

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Semarang Bersiap Sewa Hotel

Sebanyak 45,8 persen kasus aktif di Kota Semarang berasal dari luar kota. Wali Kota Semarang telah berkomunikasi dengan sejumlah general manager hotel terkait rencana penggunaan hotel untuk tempat isolasi.

Oleh ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Kaca pembatas yang dipasang di depan meja resepsionis di Hotel Ciputra, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020). Protokol kesehatan diberlakukan dan membutuhkan kesadaran sebagai usaha pencegahan penyebaran Covid-19.

SEMARANG, KOMPAS — Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, berencana menyewa hotel untuk menambah kapasitas tempat isolasi terpusat bagi penderita Covid-19. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus karena  hingga Kamis (10/6/2021), dari 1.106 kasus aktif di kota tersebut, 45,8 persen merupakan warga luar kota, yang mayoritas berasal dari Kabupaten Kudus.

Menurut data siagacorona.semarangkota.go.id, Kamis (10/6/2021) petang, terdapat 41.588 kasus positif Covid-19 kumulatif di Kota Semarang dengan rincian 1.106 orang dirawat, 37.361 orang sembuh, dan 3.121 orang meninggal. Dari 1.106 kasus aktif, 599 orang (54,2 persen) merupakan warga Kota Semarang dan 507 orang (45,8 persen) merupakan warga luar kota.

Editor: Gregorius Finesso
Bagikan
Memuat data..