logo Kompas.id
InternasionalRamai-ramai Telepon Erdogan...

Ramai-ramai Telepon Erdogan untuk Ekspansi NATO

Dengan dukungan penuh Amerika Serikat, bergabungnya Finlandia dan Swedia ke NATO hanya soal waktu. Para pemimpin terkait telah berkomunikasi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, satu-satunya pihak yang keberatan.

Oleh
FX LAKSANA AGUNG SAPUTRA
· 1 menit baca
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan keterangan pada konferensi pers di Istanbul, Turki, Jumat (20/5/2022). Erdogan telah menyampaikan keberatannya kepada Swedia dan Finlandia terkait rencana bergabungnya kedua negara Nordik itu ke dalam NATO pada komunikasi lewat telepon dengan sejumlah pemimpin terkait.  (Turkish Presidency via AP)
BO

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan keterangan pada konferensi pers di Istanbul, Turki, Jumat (20/5/2022). Erdogan telah menyampaikan keberatannya kepada Swedia dan Finlandia terkait rencana bergabungnya kedua negara Nordik itu ke dalam NATO pada komunikasi lewat telepon dengan sejumlah pemimpin terkait. (Turkish Presidency via AP)

ISTANBUL, MINGGU — Presiden Finlandia Sauli Niinisto, Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson, dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berkomunikasi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Sabtu (21/5/2022). Ketiganya mencari solusi agar Erdogan mau mendukung proposal bergabungnya dua negara Nordik itu ke dalam NATO.

Masing-masing melakukan pembicaraan melalui telepon secara terpisah di hari yang sama. Langkah ini ditempuh karena Erdogan keberatan dengan rencana bergabungnya Finlandia dan Swedia ke dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Editor:
FX LAKSANA AGUNG SAPUTRA
Bagikan