logo Kompas.id
InternasionalArab Saudi Target...

Arab Saudi Target Dekarbonisasi Tahun 2060 Sambil Genjot Produksi Minyak

Saat mencanangkan target dekarbonisasi tahun 2060, Arab Saudi juga menyatakan tidak akan langsung menghentikan produksi dan pemakaian bahan bakar fosil. Negara itu akan menerapkan sejumlah teknologi pengurangan emisi.

Oleh
Laraswati Ariadne Anwar
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/JPdmLbn3jmuomrMA9wXum0N8aqI=/1024x683/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/10/SAUDI-ENVIRONMENT-CLIMATE_99768525_1635079085.jpg
AFP/FAYEZ NURELDINE

Para undangan menghadiri upacara pembukaan forum Inisiatif Hijau Saudi (Saudi Green Initiative) di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (23/10/2021).

RIYADH, MINGGU — Negara eksportir minyak terbesar di dunia, Arab Saudi, menyatakan hendak mencapai target nihil emisi karbon pada tahun 2060. Target ini lebih lama dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa yang hendak mencapai dekarbonisasi per 2050. Selain itu, Riyadh juga mengatakan tidak akan langsung menghentikan produksi dan pemakaian bahan bakar fosil, tetapi akan menerapkan sejumlah teknologi pengurangan emisi.

”Dalam prosesnya, kita tetap harus menjaga keseimbangan dan kestabilan pasar minyak global. Jadi, target dekarbonisasi ini dilakukan bertahap. Target pertama ialah mengurangi emisi per 2030 sebanyak dua kali lipat dari target yang kami nyatakan sebelumnya,” kata Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Riyadh, Sabtu (23/10/2021).

Editor:
samsulhadi
Bagikan