logo Kompas.id
InternasionalJepang Dapat Sokongan dari...

Jepang Dapat Sokongan dari Australia dan AS untuk Hadapi China

Dukungan pada AUKUS menambah sikap anti-China yang ditunjukkan PM Jepang Fumio Kishida. Di sisi lain, ia mengakui China sebagai mitra dagang penting bagi Jepang.

Oleh
Kris Mada
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/nDUs593JMd5J_KyfU_3X9S8eFpI=/1024x724/https://kompas.id/wp-content/uploads/2020/06/cbe92ea339074840a22a9e88c2504a21-62fa2230ee6c4c4ab9f15333043c81f2-0_1591811209.jpg
AP PHOTO/KYODO NEWS/JAPAN OUT

Prajurit Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF) turun dari pesawat tiltrotor MV-22 Osprey milik Korps Marinir AS (USMC) dalam latihan militer bersama AS-Jepang di pangkalan Korps Marinir Camp Pendleton di California, AS, 13 Februari 2013.

TOKYO, SELASA — Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida telah menunjukkan keseriusannya menghadapi China. Sehari setelah disetujui parlemen Jepang menjadi kepala pemerintahan negara itu, Kishida mematangkan aliansi Tokyo menghadapi Beijing.

Pada Selasa (5/10/2021), ia menghubungi Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan PM Australia Scott Morrison. Biden berjanji menggunakan Pasal 5 dalam perjanjian AS-Jepang jika Jepang diserang China. Dalam perjanjian itu, Washington akan membantu Tokyo mempertahankan diri jika ada serangan terhadap Jepang. Biden-Kishida membahas soal Kepulauan Senkaku yang diperebutkan China-Jepang.

Editor:
Fransisca Romana
Bagikan