logo Kompas.id
InternasionalSTC Rujuk dengan Pemerintahan ...

STC Rujuk dengan Pemerintahan Hadi

Arab Saudi mengatakan telah mengusulkan rencana untuk mempercepat implementasi Perjanjian Riyadh. Salah satu isinya, perdana menteri Yaman akan membentuk pemerintahan baru dalam waktu 30 hari yang akan mengakomodasi STC.

Oleh
BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/jcp_bkGjjxcdGbXf_ywVG-aLzwo=/1024x683/https://kompas.id/wp-content/uploads/2020/06/YEMEN-CONFLICT_89405053_1591087987.jpg
AFP/NABIL HASAN

Petempur yang setia pada separatis Dewan Transisi Selatan Yaman (STC) beristirahat di setelah bertempur dengan pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi untuk menguasai Zinjibar, ibu kota provinsi Abyan selatan, di daerah Sheikh Salim, 23 Mei 2020.

SANA’A, RABU – Kelompok separatis di Yaman selatan,  Dewan Transisi Selatan (STC), Rabu (29/7/2020), menyatakan meninggalkan pemerintahan sendiri, yang mereka bentuk pada April lalu. Mereka siap menerapkan kesepakatan pembagian kekuasaan dengan pemerintahan Presiden Yaman  Abdurrabbuh Mansour Hadi di bawah mediasi Arab Saudi.

Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara STC, Nizar Haitham, dalam unggahan di Twitter. Dia mengatakan, pengumuman itu datang setelah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menekan STC agar membatalkan keputusan memisahkan diri dari pemerintah Yaman di bawah Hadi.

Editor:
samsulhadi
Bagikan