logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPertemuan Gelombang...

Pertemuan Gelombang Kelvin-Rossby Picu Hujan Persisten

Hujan deras berpotensi terjadi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Situasi ini karena adanya pembentukan pusat-pusat konveksi yang dipicu anomali sirkulasi angin di atas wilayah Kalimantan.

Oleh
Ahmad Arif
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/kg_JCkSl_TSe9Yvbvv8A0Rdfock=/1024x698/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F09%2F20210905WEN6_1630906849.jpg
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Alat berat dikerahkan dalam penataan kawasan Kanal Timur di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/9/2021). Bantaran kanal tersebut sebagian akan difungsikan untuk taman dan ruang publik.

JAKARTA, KOMPAS — Rangkaian banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan sejak akhir Agustus 2021 dipengaruhi pertemuan gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby. Fenomena hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih dapat terjadi hingga 6 September 2021. Hujan lebat yang memicu banjir juga dilaporkan terjadi di Sulawesi.

Peneliti klimatologi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Erma Yulihastin, di Jakarta, Senin (6/9/2021), mengatakan, sistem peringatan dini atmosfer ekstrem berbasis satelit dan model atmosfer Sadewa-Lapan telah mendeteksi potensi hujan deras di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. ”Situasi ini karena adanya pembentukan pusat-pusat konveksi yang dipicu oleh anomali sirkulasi angin di atas Kalimantan,” kata Erma.

Editor:
evyrachmawati
Bagikan