logo Kompas.id
โ€บ
Ilmu Pengetahuan & Teknologiโ€บKemarau di Jawa, Banjir di...
Iklan

Kemarau di Jawa, Banjir di Kalbar

Pada saat bagian selatan Indonesia, seperti Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, menuju puncak musim kemarau, potensi hujan akibat variabilitas semimusiman masih ada di Indonesia, terutama di utara ekuator.

Oleh
Ahmad Arif
ยท 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/UiM-K05Y3t8BIC6Na89IYIGbhlM=/1024x1024/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2FPHOTO-2021-07-16-09-46-15_1626421645.jpg
Kompas

Kondisi banjir di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (15/7). Sebanyak 14.889 jiwa di 47 desa terdampak banjir.

JAKARTA, KOMPAS โ€” Ketika Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur telah memasuki musim kemarau, hujan lebat yang memicu banjir terjadi di wilayah Indonesia sebelah utara ekuator. Selain banjir yang melanda Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat sejak Rabu (14/7/2021), potensi hujan lebat saat ini berpeluang terjadi di Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sebanyak 26 desa di empat kecamatan di Kabupaten Sintang, saat ini masih terdampak banjir yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi. Menurut pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, Jumat (16/7), mengatakan,  ketinggian banjir di Sintang ini berkisar 2-3 meter. Sebanyak 13 desa terdampak di Kecamatan Kayan Hulu, demikian halnya di Kecamatan Kayan Hilir juga terdapat 13 desa terdampak.

Editor:
Ichwan Susanto
Bagikan