logo Kompas.id
β€Ί
Humanioraβ€ΊPerundungan Masih Dianggap...
Iklan

Perundungan Masih Dianggap Bukan Masalah Serius

Perlindungan anak dari kekerasan, termasuk perundungan, mesti menjadi perhatian serius. Sayangnya, perundungan masih belum dianggap masalah serius dan sekadar candaan di kalangan anak-anak.

Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
Β· 1 menit baca
Suasana lingkungan dekat tempat tinggal F (11), anak yang diduga menjadi korban perundungan, di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (22/7/2022). F diduga mendapatkan perundungan setelah video dia dipaksa melakukan tindakan asusila kepada hewan beredar di media sosial.
KOMPAS/MACHRADIN WAHYUDI RITONGA

Suasana lingkungan dekat tempat tinggal F (11), anak yang diduga menjadi korban perundungan, di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (22/7/2022). F diduga mendapatkan perundungan setelah video dia dipaksa melakukan tindakan asusila kepada hewan beredar di media sosial.

JAKARTA, KOMPAS β€” Perlindungan anak dari kekerasan, termasuk perundungan, harus menjadi komitmen dan aksi serius oleh pemerintah dan masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu melibatkan perempuan sebagai ujung tombak dalam pembentukan satuan tugas perlindungan anak di lingkungan tempat tinggal mereka.

Komunitas Obrolan Perempuan Tangguh (OPEReT), di Jakarta, Rabu (27/7/2022), menyampaikan keprihatinan masih ada pejabat publik atau pemegang kebijakan yang menunjukkan pemahaman bahwa perundungan bukan hal yang perlu dibesar-besarkan serta merupakan kewajaran di kalangan anak-anak dan pelaku orang dewasa.

Editor:
EVY RACHMAWATI
Bagikan