logo Kompas.id
β€Ί
Humanioraβ€ΊMenguatkan Akses dan Kualitas ...
Iklan

Menguatkan Akses dan Kualitas Kesehatan Publik

Pandemi Covid-19 telah mempercepat perkembangan layanan kesehatan jarak jauh. Namun, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibenahi agar praktik ini bisa meningkatkan kualitas dan mengurangi ketimpangan akses.

Oleh
AHMAD ARIF
Β· 1 menit baca
Kurir SiCepat mengirim obat gratis bagi pasien isolasi mandiri (isoman) yang memanfaatkan layanan <i>telemedicine</i> kerja sama Kementerian Kesehatan dengan sejumlah layanan kesehatan daring, Rabu (2/2/2022). Tingginya jumlah pasien isoman membuat pengantaran yang semula satu hari menjadi lebih lama, hingga 2-3 hari, sejak konsultasi kesehatan jarak jauh melalui layanan <i>telemedicine</i>.
KOMPAS/ANGGER PUTRANTO

Kurir SiCepat mengirim obat gratis bagi pasien isolasi mandiri (isoman) yang memanfaatkan layanan telemedicine kerja sama Kementerian Kesehatan dengan sejumlah layanan kesehatan daring, Rabu (2/2/2022). Tingginya jumlah pasien isoman membuat pengantaran yang semula satu hari menjadi lebih lama, hingga 2-3 hari, sejak konsultasi kesehatan jarak jauh melalui layanan telemedicine.

Layanan kesehatan jarak jauh telah ada selama beberapa dekade terakhir, tetapi pandemi Covid-19 telah mempercepat perkembangannya. Namun, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibenahi di Indonesia agar praktik ini bisa meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan kepada publik.

Selama pandemi, pelayanan kesehatan jarak jauh atau telehealth menjadi sangat berguna. Karena kebanyakan mereka yang terinfeksi Covid-19 tidak perlu dirawat di rumah sakit dan bisa menjalani perawatan sendiri di rumah, konsultasi jarak jauh menjadi sangat berguna.

Editor:
EVY RACHMAWATI
Bagikan