logo Kompas.id
HukumPerlu Gerakan Bersama untuk...
Iklan

Perlu Gerakan Bersama untuk Perbaiki Demokrasi

Proses demokratisasi yang terjadi di Indonesia mengalami hambatan. Namun, kondisi serupa terjadi di berbagai belahan dunia. Elemen masyarakat sipil diharapkan bersatu dan membawa agenda baru.

Oleh
NORBERTUS ARYA DWIANGGA MARTIAR
· 1 menit baca
Diskusi publik bertajuk "Tantangan Gerakan Sosial dan Demokrasi di Indonesia", Senin (11/4/2022), yang diselenggarakan oleh Public Virtue Research Institute, Centra Initiative, dan Transparency International Indonesia.
KOMPAS/NORBERTUS ARYA DWIANGGA MARTIAR

Diskusi publik bertajuk "Tantangan Gerakan Sosial dan Demokrasi di Indonesia", Senin (11/4/2022), yang diselenggarakan oleh Public Virtue Research Institute, Centra Initiative, dan Transparency International Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS — Krisis dalam kehidupan berdemokrasi tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga secara global. Demokratisasi di Indonesia mengalami hambatan karena kurangnya gerakan bersama masyarakat sipil memperjuangkan agenda reformasi.

Hal itu terungkap di dalam diskusi publik bertajuk ”Tantangan Gerakan Sosial dan Demokrasi di Indonesia”, Senin (11/4/2022), yang diselenggarakan Public Virtue Research Institute, Centra Initiative, dan Transparency International Indonesia. Diskusi dilakukan berdasarkan buku yang ditulis Olle Törnquist berjudul In Search of New Social Democracy: Insights from the South - Implications for the North.

Editor:
SUHARTONO
Bagikan