Server PDN Diserang ”Ransomware” LockBit 3.0, Layanan Publik Apa Saja yang Lumpuh?
Serangan ransomware LockBit 3.0 ke server PDN mengakibatkan layanan publik lumpuh. Apa saja layanan publik yang lumpuh?
Oleh
SATRIO PANGARSO WISANGGENI
·3 menit baca
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Petugas mengawasi perekaman video dan siaran langsung saat Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian memberikan keterangan pers terkait perkembangan gangguan Pusat Data Nasional di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (24/6/2024). Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 mengalami gangguan sejak 20 Juni 2024. Gangguan di PDN yang dikelola Kementerian Komunikasi dan Informatika merupakan dampak dari serangan siber dalam bentuk ransomware dengan nama Brain Cipher Ransomware dari kelompok LockBit 3.0. Gangguan pada sistem PDN telah mengakibatkan 210 layanan publik terganggu.
JAKARTA, KOMPAS — Akibat serangan ransomwareke Pusat Data Nasional (PDN) pada Kamis (20/6/2024) pekan lalu, sejumlah layanan masyarakat lumpuh. Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Selasa (25/6/2024) mengungkapkan, 282 layanan yang dijalankan instansi pemerintahan, baik untuk urusan internal maupun layanan masyarakat, tidak bisa digunakan. Sebetulnya, apa saja bentuk lumpuhnya layanan masyarakat ini?
Beasiswa Kemendikbud tak bisa diakses
Sejumlah layanan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tidak bisa diakses hingga saat ini ketika Kompas mengecek pada Jumat (28/6/2024) pukul 11.00 WIB.
Laman beasiswa.kemdikbud.go.id yang digunakan untuk mendaftar sejumlah layanan beasiswa, seperti Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), masih lumpuh.
Seorang pengguna di Instagram Unit Layanan Terpadu Kemdikbud berkomentar bahwa lumpuhnya laman BPI mengganggu proses pendaftarannya.
Komentar seorang pengguna X terkait lumpuhnya sistem Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK), Jumat (28/6/2024).
Layanan Kartu Indonesia Pintar Kuliah lumpuh
Ada juga laman untuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) pada alamat kip-kuliah.kemdikbud.go.id juga tidak bisa diakses. Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah warganet di situs X.com.
Padahal, KIP Kuliah menjadi hal yang krusial bagi para calon mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Program ini mencakup biaya pendidikan yang langsung dibayarkan ke perguruan tinggi dan bantuan biaya hidup yang diterima sang mahasiswa setiap bulan.
”Web kipk kapan bener ya... Mau daftar PTS PTN jadi susah begini huhu @Kemdikbud_RI tolong dong website kipk nya,” tulis seorang pengguna, Jumat (28/6/2024) pukul 11.45 WIB.
PPDB terganggu
Laman untuk pemeriksaan nomor induk siswa nasional (NISN) yang ada pada domain nisn.data.kemdikbud.go.id juga diakui masih mengalami gangguan layanan.
Seorang pengguna Instagram berkomentar di akun ULT Kemdikbudristek terkait data NISN tidak bisa diakses. Padahal, data NISN dibutuhkan untuk proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Di X, ada yang menyampaikan keluhan yang sama. ”Admin adik saya mau daftar PPDB tapi ga bisa karena harus cek NISN dulu, tapi site buat cek NISN di PPDB Jabar nya entah maintenance atau error gimana nih dari kemarin lusa,” tulisnya.
Sebanyak 47 domain Kemendikbudristek ”down”
Kemendikbudristek mengonfirmasi bahwa ada 47 domain atau alamat layanan dari kementerian tersebut yang terdampak gangguan PDN. Selain dua di atas, terdapat formulir.kemdikbud.go.id, perizinanfilm.kemdikbud.go.id, dan inspirasidikti.kemdikbud.go.id.
SATRIO PANGARSO WISANGGENI
Keterangan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengenai domain layanannya yang terganggu serangan ke PDN.
Untuk sementara mengatasi hal ini, Unit Layanan Terpadu Kemdikbudristek mengarahkan masyarakat untuk menghubungi melalui call center 177, surel pengaduan@kemdikbud.go.id, live chat pada laman ult.kemdikbud.go.id, hingga datang ke Gedung C kompleks Kemdikbudristek di Senayan, Jakarta.
Namun, ini tidak menjawab sebagian kebutuhan masyarakat, seperti yang tampak di kolom komentar unggahan Unit Layanan Terpadu Kemdikbudristek (@ult.kemdikbud).
”Ada solusi ga ya? Soalnya saya butuh dokumen yang ada di KIPK, tapi web-nya masih error,” salah satu komentar terlihat.
Layanan Srikandi lumpuh
Layanan Srikandi atau akronim dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi adalah layanan daring yang digunakan oleh seluruh lini pemerintah pusat dan daerah untuk tata usaha surat-menyurat.
Pada pukul 12.05, seorang pengguna X mengungkapkan dampak dari lumpuhnya Srikandi. ”Yang kerasa banget di aku Srikandi sih. Males banget sumpah kalo bikin surat manual tuh,” tulisnya.
Ada pula yang berkomentar lumpuhnya Srikandi membuatnya juga tidak bisa bekerja. ”Srikandi ini gw (gue) ga bisa kerja,” komentarnya.
SATRIO PANGARSO WISANGGENI
Komentar seorang pengguna X terkait lumpuhnya Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), Jumat (28/6/2024). Srikandi adalah layanan yang dibuat pemerintah untuk penggunaan surat-menyurat dan pengarsipan di tingkat pemerintah pusat hingga daerah.
Lumpuhnya layanan Srikandi dikonfirmasi oleh Arsip Nasional RI pada sepekan lalu, Jumat (21/6/2024). ”Kami akan menginformasikan jika sistem telah berjalan kembali,” tulis akun resmi Arsip Nasional pada X. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan lagi.
Imigrasi mulai pulih?
Salah satu dampak yang paling terasa dengan lumpuhnya PDN sejak sepekan lalu adalah data keimigrasian. Keluhan masyarakat yang tidak bisa membuat paspor menjadi salah satu yang paling mengemuka. Sejumlah media pun mengabarkan ada gangguan terhadap calon jemaah umrah yang pembuatan paspornya belum tuntas.
Dalam keterangan tertulis, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengungkapkan sejumlah layanan pemeriksaan keimigrasian, autogate di bandar udara, hingga visa, dan izin tinggal telah bisa berjalan normal sejak awal pekan ini.
Namun, ini bukan berarti data imigrasi yang ada pada PDN telah berhasil dipulihkan. Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim mengungkapkan, data keimigrasian telah dipindahkan ke lokasi baru. ”Kami tidak bisa menunggu PDN pulih,” kata Silmy.