logo Kompas.id
FigurLelaku Teater Pak Genthong

Lelaku Teater Pak Genthong

Sesempit apa pun, menurut Genthong, ruang berkesenian yang tersedia saat ini mesti dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Oleh
BUDI SUWARNA
· 1 menit baca
Genthong Hariono Seloali (77), seniman teater, di rumahnya di kawasan Sedayu, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (29/3/2022).
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

Genthong Hariono Seloali (77), seniman teater, di rumahnya di kawasan Sedayu, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (29/3/2022).

Anak muda itu jatuh cinta pada teater setelah dua kali menonton pentas WS Rendra dan bertemu dengannya awal 1960-an. Saat itu, ia ingin sekali bilang kepada Rendra, ”Saya ingin ikut main teater.” Namun, ia tidak punya keberanian mengatakannya. Kalau pada akhirnya ia berenang juga di dunia teater, menurut dia, itu karena ”suratan”.

Anak muda itu adalah Genthong Hariono Seloali yang di dunia teater dikenal sebagai aktor, penulis naskah, sutradara, dan guru yang menunjukkan arah bagi anak-anak muda yang ingin menyelami teater. Ia kini berusia 77 tahun dan telah menghabiskan lebih dari dua pertiga hidupnya untuk teater. Dunia yang ia jalani secara sungguh-sungguh sebagai sebuah lelaku dengan segala konsekuensinya, termasuk kemiskinan.

Editor:
PUTU FAJAR ARCANA
Bagikan