logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊAntisipasi Krisis, Presiden...
Iklan

Antisipasi Krisis, Presiden Dorong Pengembangan Produk Pangan Alternatif

Pengembangan tanaman pangan perlu terus dilakukan. Hal ini penting untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan.

Oleh
NINA SUSILO
Β· 1 menit baca
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (ketiga dari kanan) mencoba menanam padi di sawah Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Kabupaten Subang, Selasa (12/7/2022).
BPMI SEKRETARIAT PRESIDEN

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (ketiga dari kanan) mencoba menanam padi di sawah Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Kabupaten Subang, Selasa (12/7/2022).

JAKARTA, KOMPAS β€” Memastikan ketahanan pangan di Indonesia, pengembangan tanaman pangan tak bisa hanya bertumpu pada padi semata. Pengembangan dan peningkatan produktivitas sumber pangan lain, seperti sagu, sorgum, porang, jagung, dan ketela pohon, juga harus mulai dilakukan.

Presiden Joko Widodo menekankan hal ini seusai meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/7/2022). ”Jangan juga kita ketergantungan hanya (pada) satu beras saja, pangan kita yang lainnya masih bisa untuk dikembangkan lagi, seperti sagu, sorgum, porang, jagung, dan ketela pohon,” kata Presiden.

Editor:
ANITA YOSSIHARA
Bagikan