logo Kompas.id
EkonomiInvestasi Bodong Marak di...

Investasi Bodong Marak di Tengah Rendahnya Literasi Keuangan

Belakangan, instrumen-instrumen pada pasar derivatif, seperti perdagangan di pasar valuta asing dan kontrak opsi, marak dikemas dan ditawarkan menjadi investasi bodong.

Oleh
JOICE TAURIS SANTI
· 1 menit baca
Seorang pekerja milenial sedang mencari informasi tentang pasar saham lewat Instagram melalui ponselnya di sebuah kafe di bilangan Jakarta Selatan.
KOMPAS/M PASCHALIA JUDITH J

Seorang pekerja milenial sedang mencari informasi tentang pasar saham lewat Instagram melalui ponselnya di sebuah kafe di bilangan Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS — Paparan pemasaran investasi bodong, khususnya pada instrumen derivatif pada berbagai media, dan rendahnya literasi masyarakat membuat masih banyak orang yang percaya dan tertarik. Hal tersebut dapat dilawan dengan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Di era digital ini, di masa pandemi mungkin orang juga lebih banyak beraktivitas di rumah sehingga banyak jugayang kemudian tergiur dengan iklan-iklan yang menyampaikan bahwa kalau berinvestasi akan mendapatkan profit tetap,” kata Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar pada Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Tirta Karma Senjaya, dalam peluncuran edukasi investasi “Bursa Masa Kini”, Rabu (23/2/2022), di Jakarta.

Editor:
ARIS PRASETYO
Bagikan