logo Kompas.id
EkonomiPotensi Ekonomi RI Besar

Potensi Ekonomi RI Besar

Tren kendaraan listrik membawa peluang kesetaraan antarpelaku industri di sejumlah negara.

Oleh
Mediana
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/qzE3zPwE5eow57GvLo57jLYm25c=/1024x683/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/11/19d0db7b-5c9a-4d9a-ad21-2a160309300b_jpg.jpg
Kompas/Totok Wijayanto

Warga mengisi daya mobil listrik di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di halaman Kantor PLN Distribusi Jakarta Raya, Jakarta, Senin (22/11/2021). Saat ini, PLN telah memiliki 47 unit SPKLU yang beroperasi, dan hingga akhir tahun akan ada 67 SPKLU yang beroperasi. Infrastruktur itu diperlukan untuk mendukung percepatan pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

JAKARTA, KOMPAS — Indonesia perlu mengambil peluang di tengah pesatnya pertumbuhan industri kendaraan listrik global. Peluang itu bisa dioptimalkan dengan sumber daya yang dimiliki Indonesia, seperti mineral nikel sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik, iklim investasi yang kondusif, dan pasar yang besar sembari terus mendukung penelitian dan pengembangan teknologi kendaraan listrik.

Demikian yang mengemuka dalam webinar Kompas Talks bertajuk ”Peduli Lingkungan melalui Investasi Mobil Listrik”, Rabu (1/12/2021), di Jakarta. Sebagai pembicara kunci ialah Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Zulkifli Zaini dan Sekretaris Kementerian Investasi Ikmal Lukman. Adapun narasumber webinar adalah Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad; serta praktisi kendaraan listrik, Niko Questera.

Editor:
Aris Prasetyo
Bagikan