logo Kompas.id
EkonomiParadoks Kinerja Ekonomi

Paradoks Kinerja Ekonomi

Kelembagaan politik, sosial, dan hukum berdampak jangka panjang meski hasilnya tak segera terlihat. Peningkatan kinerja ekonomi, hasilnya relatif cepat terlihat, tetapi perlu didukung kelembagaan agar bisa berkelanjutan.

Oleh
A Prasetyantoko, Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/LHodLSxJth1AG1RE23cUI242vbk=/1024x922/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/10/20211019-NSW-Kepuasan-Kinerja-Pemerintah-3-mumed_1634652779.png

Litbang Kompas (Senin, 18/10/21) merilis survei kinerja Presiden Joko Widodo  dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang sekaligus mencerminkan evaluasi dua tahun pemerintahannya.

Secara umum, dibandingkan dengan April, hasil survei Oktober menunjukkan penurunan kepuasan dari 69,1 persen menjadi 66,4 persen. Penurunan memang relatif kecil. Dibandingkan dengan tingkat kepuasan pada Agustus 2020 lalu—sebesar 65,9 persen—juga masih lebih tinggi. Meski begitu, ada beberapa catatan pokok terkait pembangunan kelembagaan.

Editor:
nurhidayati
Bagikan