logo Kompas.id
EkonomiPengembangan Buah di Bali Perlu Dukungan Multipihak

Pengembangan Buah di Bali Perlu Dukungan Multipihak

Buah termasuk komoditas pertanian Bali yang berpotensi diekspor. Namun, pengembangan produksi buah di Bali membutuhkan dukungan dari banyak pihak, terutama pemerintah.

Oleh COKORDA YUDISTIRA M PUTRA
· 1 menit baca
Memuat data...
ISTIMEWA/WAYAN SLAMET

Tangkapan layar dari tayangan video yang menampilkan petani di Kintamani, Bangli, Bali, memeriksa bunga alpukat hass.

DENPASAR, KOMPAS — Buah menjadi komoditas pertanian Bali yang berpotensi diekspor. Namun, pengembangan produksi buah di Bali membutuhkan dukungan dari banyak pihak, utamanya pemerintah. Dukungan diperlukan dari hulu sampai ke hilir, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya petani, pengembangan dan pembudidayaan, pengolahan dan pengemasan produk, sampai pemasaran buah.

Pengelola Agrowisata Abian Salak di Desa Sibetan, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem,  I Nyoman Mastra (52), mengungkapkan, salak Bali, termasuk salak dari Sibetan, Karangasem, sudah memiliki nama jual, baik di Bali maupun di luar daerah Bali.

Editor: agnespandia
Bagikan
Memuat data..