logo Kompas.id
EkonomiTarget "Lifting" Tak Tercapai,...

Target "Lifting" Tak Tercapai, SKK Migas Siapkan Strategi

Realisasi lifting minyak dan gas bumi Indonesia sepanjang triwulan I-2021 belum memuaskan. Padahal, ada target produksi 1 juta barel minyak pada 2030 nanti.

Oleh
M Paschalia Judith J
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/zvCSJkowloNXiXzpJvt05LSVV4E=/1024x576/https://kompas.id/wp-content/uploads/2018/05/446837_getattachmentbb1286f1-76a3-478d-b278-6305fadc6e57438222.jpg
KOMPAS/ARIS PRASETYO

Rombongan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan berkunjung ke unit produksi terapung di lapangan Jangkrik, Blok Muara Bakau, sekitar 70 kilometer dari garis pantai Kalimantan Timur, Minggu (11/6/2017). Lapangan ini mulai memproduksi gas sejak pertengahan Mei lalu dengan kapasitas 130 juta standar kaki kubik per hari dan akan ditingkatkan menjadi sedikitnya 450 juta standar kaki kubik per hari.

JAKARTA, KOMPAS – Realisasi produksi siap jual atau lifting minyak dan gas bumi atau migas sepanjang triwulan-I 2021 masih berada di bawah target. Produksi ini akan dikejar pada triwulan-triwulan berikutnya dengan penambahan program kerja pengeboran maupun mengoptimalkan penyerapan atau komersialisasi gas.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Dwi Soetjipto memaparkan, ada sejumlah kendala dalam mencapai target lifting sepanjang 2021 yang menyebabkan berkurangnya produksi sebanyak 25.000 barel minyak per hari (BOPD) dan gas bumi sebanyak 99 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari target yang dicanangkan pada tahun sebelumnya.

Editor:
Aris Prasetyo
Bagikan