logo Kompas.id
EkonomiMetode Pengurasan Tingkat Lanjut Diperlukan di Blok Rokan

Metode Pengurasan Tingkat Lanjut Diperlukan di Blok Rokan

Pertamina mengambil alih secara penuh pengelolaan Blok Rokan di Riau per Agustus 2021 dari Chevron. Tantangannya adalah bagaimana menaikkan kembali produksi minyak di blok tersebut yang saat ini menurun drastis.

Oleh
ARIS PRASETYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Sejumlah perusahaan pencari minyak dan gas serta kontraktor kerja sama yang mencari migas di dalam negeri, di antaranya PT Pertamina (Persero), Exxon, Chevron, Inpex, Medco, British Petroleum (BP), dan Saka Energi, ikut meramaikan pameran tersebut. Pameran berlangsung hingga tanggal 6 September 2019.

JAKARTA, KOMPAS — Metode pengurasan minyak tingkat lanjut atau enhanced oil recovery di Blok Rokan, Riau, diperlukan untuk meningkatkan produksi minyak mentah di blok tersebut. Mulai Agustus 2021, Blok Rokan dialihkelolakan dari PT Chevron Pasivic Indonesia kepada PT Pertamina (Persero). Namun, menjelang alih kelola tersebut, produksi minyak Blok Rokan menunjukkan tren menurun.

Demikian yang mengemuka dalam webinar bertajuk ”Optimalisasi Potensi Migas Blok Rokan bagi Masyarakat Riau”, Rabu (15/7/2020). Sebagai narasumber adalah Penasihat Ahli Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Satya Widya Yudha, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau Chaidir, dan Koordinator Nasional Publish What You Pay Indonesia Maryati Abdullah.

Editor:
dewiindriastuti
Bagikan