logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanStrategi Nasional Revitalisasi...

Strategi Nasional Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Disiapkan

Pendidikan dan pelatihan vokasi dinilai penting untuk mendukung penyiapan SDM berkualitas bagi dunia kerja dan wirasuaha. Revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi pun mulai dijalankan.

Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
· 1 menit baca
Peserta mengikuti kontes keterampilan teknik sepeda motor bertajuk Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2018 di SMK Mitra Industri MM 2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/10/2018). Sebanyak 40 siswa SMK terbaik dari seluruh Indonesia mengikuti AHSC tingkat nasional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan vokasi industri di Indonesia sekaligus membidik tenaga terampil dan kompeten dengan perkembangan teknologi sepeda motor.
KOMPAS/RIZA FATHONI

Peserta mengikuti kontes keterampilan teknik sepeda motor bertajuk Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2018 di SMK Mitra Industri MM 2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/10/2018). Sebanyak 40 siswa SMK terbaik dari seluruh Indonesia mengikuti AHSC tingkat nasional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan vokasi industri di Indonesia sekaligus membidik tenaga terampil dan kompeten dengan perkembangan teknologi sepeda motor.

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah akan merevitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi dengan koordinasi penyelenggaraan oleh Tim Koordinasi Nasional Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Revitalisasi vokasi ini melibatkan dunia usaha, industri, dan dunia kerja agar terjadi sinergi secara efektif dan terintegrasi dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia sesuai kebutuhan dunia kerja.

Komitmen untuk merevitalisasi pendidikan vokasi di jenjang menengah dan tinggi serta pelatihan vokasi berupa pelatihan kerja dan kursus keterampilan ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi pada April lalu.

Editor:
EVY RACHMAWATI
Bagikan