logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanPerguruan Tinggi Didorong...

Perguruan Tinggi Didorong Kembangkan Kampus Merdeka

Perguruan tinggi diminta secara mandiri mengembangkan program Kampus Merdeka. Hal itu bisa menyasar lebih banyak mahasiswa.

Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
· 1 menit baca
Mahasiswa semester 2 Jurusan Strategi Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara mengenal anatomi kamera digital dalam mata kuliah digital videografi di Gading Serpong, Tangerang, Banten, Senin (27/1/2020). Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan kebijakan Kampus Merdeka yang diharapkan akan memberi keleluasaan bagi perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan zaman.
KOMPAS/PRIYOMBODO (PRI)

Mahasiswa semester 2 Jurusan Strategi Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara mengenal anatomi kamera digital dalam mata kuliah digital videografi di Gading Serpong, Tangerang, Banten, Senin (27/1/2020). Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan kebijakan Kampus Merdeka yang diharapkan akan memberi keleluasaan bagi perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan zaman.

JAKARTA, KOMPAS — Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka didorong untuk dikembangkan secara mandiri oleh tiap perguruan tinggi. Berbagai program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu memberi kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di luar kampus di dalam dan luar negeri sesuai minat mahasiswa dengan jumlah terbatas.

Dalam Presidensi G20 Kelompok Kerja Pendidikan, Indonesia juga menginspirasi penyiapan masa depan dunia kerja bagi generasi muda pasca-Covid-19 dengan praktik baik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program Kampus Merdeka mendorong mahasiswa untuk belajar di luar kelas ini untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di dunia nyata, termasuk dunia kerja.

Editor:
EVY RACHMAWATI
Bagikan