logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanKementerian PPPA dan KPAI Buka...

Kementerian PPPA dan KPAI Buka Laporan Pengaduan Kasus Eksploitasi Seksual Anak-anak

Kasus eksploitasi seksual dan ekonomi terhadap 305 anak yang dilakukan oleh FAC (65), warga negara Perancis, menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk lebih memberikan perlindungan lebih kepada anak-anak.

Oleh
Sonya Hellen Sinombor
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/eIrz4XeYFf4nmphPbJ5jDXaIQtU=/1024x630/https://kompas.id/wp-content/uploads/2020/07/b9e1a03a-00fd-4682-8a6a-0bdbd6f54406_jpg.jpg
KOMPAS/RIZA FATHONI

Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana (kedua dari kiri) bersama Menteri Sosial Juliari Batubara (kedua dari kanan) didampingi Direskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Besar  Tubagus Ade Hidayat (kiri) dan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Susanto merilis penangkapan pria warga negara Perancis berinisial FAC alias Frans (65) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Pria itu melakukan eksploitasi secara ekonomi dan seksual terhadap 305 anak di bawah umur di beberapa hotel kawasan Jakarta. Jumlah itu didapatkan polisi berdasarkan jumlah video yang direkam dan disimpan FAC di dalam laptopnya.

JAKARTA, KOMPAS — Kasus eksploitasi seksual dan ekonomi terhadap 305 anak yang dilakukan FAC (65), warga negara Perancis, terus mengundang keprihatian dan kecaman. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya yang mengungkap kasus itu dan meminta mengusut tuntas kasus tersebut.

Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nahar, Jumat (10/7/2020), mengimbau masyarakat yang mengenal pelaku dan mengetahui ada anak lain yang menjadi korban selanjutnya dapat melapor ke kantor kepolisian terdekat atau ke nomor pengaduan masyarakat Kementerian PPPA  di 082125751234.

Editor:
Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan