logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanKetika ”The Power of Kepepet” ...
Iklan

Ketika ”The Power of Kepepet” Muncul di Tengah Pandemi

Di balik ancaman dan ketakutan akibat pandemi Covid-19, kepedulian untuk saling membantu bermunculan dari sejumlah sukarelawan. Di sinilah muncul ”the power of kepepet”.

Oleh
SONYA HELLEN SINOMBOR
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ahslYzBqGTfwYfisLYvvh7aRLdw=/1024x807/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F05%2Fanne7_1590406382.jpg
DOKUMEN PRIBADI/ANNE AVANTIE

Perancang busana Anne Avantie saat mengecek jaket pelindung diri yang sudah selesai dijahit.

Selalu ada cara untuk bangkit. Menyerah dengan keadaan hanya akan memperburuk keadaan dan membuat seseorang semakin terpuruk. Keyakinan itulah yang membuat perancang busana Anne Avantie (54) banting setir saat bisnis terpuruk di masa pandemi Covid-19. Selama dua bulan nonstop dia menjahit alat pelindung diri untuk tenaga medis dan mengirimkan secara gratis ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan.

Akhir Maret 2020, seorang suster di Rumah Sakit (RS) Elisabeth, Semarang, Jawa Tengah, memberi tahu bahwa RS kehabisan alat pelindung diri (APD). Anne langsung meminta semua karyawannya mulai menjahit APD dalam bentuk jaket pelindung diri (JPD) berdasarkan contoh yang dikirim suster ke rumahnya. ”Saya bilang ke staf, kita akan buat APD, beli bahan, segera jahit dengan melihat contoh. Setelah jadi, kami posting pengumuman ke Instagram,” kata Anne kepada Kompas, Senin (25/5/2020).

Editor:
Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan