logo Kompas.id
β€Ί
Artikel Opiniβ€ΊPersuasi Kenegarawanan
Iklan

Persuasi Kenegarawanan

Bumi komunikasi politik di negari ini semakin korontang dari bahasa kenegarawanan. Justru yang marak adalah bahasa pertikaian. Para elite politik perlu meneladankan persuasi kenegarawanan.

Oleh
FATHURROFIQ
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/xa0ox9yWp0Qa4rKAuFMkszm-T9o=/1024x576/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F27%2F99995a53-753c-425b-88de-219f8e6e4bde_jpg.jpg

Salah satu kekuatan para pendiri bangsa dalam menebarkan ide nasionalisme adalah kemampuan persuasi mereka. Dengan bahasa yang persuasif, tuturan bahasa mereka merangkul, berempati, memberi perhatian kepada semua anak bangsa sehingga termotivasi pada keindonesiaan.

Bahasa yang berhasil merebut hati semua pihak. Para bapak pendiri bangsa sepenuhnya paham, bahwa bahasa yang kasar, syarat cemooh kebencian, penuh permusuhan dapat menghasilkan sikap kebencian dan konflik. Tutur bahasa semacam ini hanya akan menghasilkan demotivasi pada sesama anak bangsa dan warga negara. Bahasa yang gagal merebut hati semua pihak. Bahasa yang hanya menyenangkan satu pihak, tetapi melukai pihak lain.

Editor:
YOVITA ARIKA
Bagikan