logo Kompas.id
β€Ί
Arsip Kompasβ€ΊDemokrasi Kian Matang (Arsip...
Iklan

Demokrasi Kian Matang (Arsip Kompas)

Sejumlah pihak menilai Pilkada DKI 2012 menandakan demokrasi tumbuh ke arah yang lebih baik. Hasil hitung cepat menunjukkan keunggulan Joko Widodo-Basuki T Purnama (52,97 persen) atas Fauzi Bowo-Nachrowi (47,03).

Oleh
PRASETYO EKO PRIHANANTO, AGNES RITA SULISTYAWATY, FERRY SANTOSO, C WAHYU HARYO P, SIDIK PRAMONO, ANTONIUS TOMY TRINUGROHO, FRANSISCA ROMANA, AMBROSIUS HARTO MANUMOYOSO
Β· 1 menit baca
Sejumlah pihak menilai Pilkada DKI 2012 menandakan demokrasi tumbuh ke arah yang lebih baik, karena para kandidat menerima hasil hitung cepat. Hasil hitung cepat menunjukkan keunggulan Joko Widodo-Basuki T Purnama (52,97 persen) atas Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (47,03).
ARSIP KOMPAS

Sejumlah pihak menilai Pilkada DKI 2012 menandakan demokrasi tumbuh ke arah yang lebih baik, karena para kandidat menerima hasil hitung cepat. Hasil hitung cepat menunjukkan keunggulan Joko Widodo-Basuki T Purnama (52,97 persen) atas Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (47,03).

*Artikel berikut ini pernah terbit di Harian Kompas edisi 24 September 2012. Kami terbitkan kembali dalam rubrik Arsip Kompas.id untuk mendampingi perilisan Narasi Fakta Terkurasi, aset NFT perdana Harian Kompas.

JAKARTA, KOMPAS – Pemilihan umum kepala daerah di DKI Jakarta menunjukkan kian matang dan terkonsolidasinya perilaku berdemokrasi di Ibu Kota. Kendati perebutan suara sangat sengit, bahkan bertiup isu SARA, pemilihan kepala daerah bisa berakhir damai. Masing-masing dapat mengakui kemenangan dan kekalahan.

Editor:
Bagikan